Tabulampot
Tabulampot adalah kepanjangan dari tanaman tumbuh dalam pot yang memiliki arti yaitu tumbuhan yang dibudidayakan didalam pot yang tujuannya yaitu untuk hiasan ataupun untuk di produksi buahnya. Dalam dunia akademisi tabulampot ialah teknologi budidaya tanaman dengan memanfaatkan ruangan yang terbatas untuk dapat menumbuhkan tanaman yang produktif didalam pot.
Sebenarnya tabulampot ini sudah lama dikembangkan dan sudah dimanfaatkan oleh banyak orang terutama diperkotaan untuk sebagai taman pekarangan yang menyejukkan bahkan tidak jarang juga dapat dimanfaatkan untuk memproduksi bauh dalam sekala rumah tangga. Sedangkan pengertian tabulampot lengkap bisa kita pahami sebagai berikut.
Pengertian Tabulampot
Pengertian tabulampot adalah pembudidayaan yang menggambarkan suatu aktifitas tanam menanam buah yang dapat dilakukan pada media pot, sebenarnya tidak harus dengan media pot saja kita juga dapat menanam tabulampot, apabila dengan menggunakan pot identik kita harus dapat mengeluarkan biaya untuk membelinya, tetapi seperti yang telah dijelaskan pada paragraf di atas, bagi mereka yang lebih kreatif, inovatif, serta telaten maka mereka akan memaksimalkan limbah yang bisa dimanfaatkan sebagi media menanam di tabulampot dan tentunya akan sangat mengurangi biaya yang kita keluarkan dan menanam atau budidaya tabulampot.
Pengertian Tabulampot Menurut Para Ahli
Berikut ini ialah pengertian serta definisi tabulampot menurut beberapa ahli :
Dahlia (2001)
Pengertian budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) adalah salah satu solusi bagi para pecinta tanaman di perkotaan yang notabene mempunyai lahan yang sempit untuk dapat digunakan sebagai lahan pertanaman. Dari segi perawatan, tabulampot tidak dapat tergolong sulit. Sama halnya dengan tanaman tanpa media pot, harus bisa dipupuk serta diberi air.
Redaksi Trubus (2003)
Menumbuhkan tanaman buah dalam pot yang bisa tumbuh secara baik batang dan daun sangat mudah serta hampir semua orang bisa melakukannya. Tetapi, permasalahan yang timbul ialah bila tabulampot harus tumbuh batang, daun, dan keluar bunga serta buah maka tidak semua orang bisa.
Hanya dengan pemeliharaan tanaman serta perawatan tanaman yang tekun yang dapat membuat tanaman berbunga dan berbuah. Perawatan dan pemeliharaan tabulampot tidak bisa dilakukan sembarangan, ada trik-trik khusus yang dapat dilakukan agar tabulampot bisa berbunga dan banyak berbuah.
Marsono, 2004
Ada beberapa latar belakang yang mendasari mengapa tanaman harus selau dipangkas, pertama tanaman cenderung akan tumbuh terus, baik tumbuh ke atas ataupun tumbuh ke samping. Pertumbuhan yang tidak diarahkan pada berbagai jenis tanaman buah, akan menghasilkan tajuk tanaman yang umumnya dapat tumbuh memanjang ke arah atas (Jawa : nglancir), dengan batang ataupun cabang tunggal.
Kuatnya dominasi apikal (tunas ujung) di bagian ujung tanaman, memacu tanaman untuk dapat terus tumbuh meninggi ke arah atas, serta salah satu cara untuk dapat mematahkan dominasi apikal tersebut ialah dengan cara pemangkasan, yang akan merangsang keluarnya pertumbuhan tunas-tunas samping ataupun tunas lateral.
Bentuk tanaman sebagai manifestasi pertumbuhan tanaman dapat menjadi lebih ideal serta seimbang, baik pertumbuhan ke arah atas ataupun ke arah samping. Kesehatan tanaman secara keseluruhan juga sangat dipengaruhi yaitu oleh bentuk tanamannya.
Banyak dahan serta ranting yang tumbuh tidak teratur dan bersilangan di bagian tengah tanaman dengan daun-daun yang umumnya tidak dapat terkena sinar matahari secara langsung. Daun-daun yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, lebih bersifat parasit bagi tanaman secara keseluruhan karena tidak dapat melakukan proses fotosintesis namun tetap mendapatkan fotosintat (hasil fotosintesis) dari daun-daun pada bagian terluar yang terkena sinar matahari langsung atau matahari.
Bunga serta buah yang muncul jumlahnya terbatas atau sedikit sekali. Fotosintat yang terbentuk hanya dapat dialokasikan untuk pertumbuhan tanaman, khususnya ke bagian tanaman yang bersifat parasit tersebut, serta pada akhirnya hanya sangat sedikit jumlah fotosintat yang akhirnya dialokasikan yaitu oleh tanaman untuk memunculkan bunga dan buah.
Tanaman yang dipangkas teratur akan dapat memberikan lingkungan mikro yang baik bagi pertumbuhan tanaman itu sendiri, di mana sinar matahari yaitu sebagai sumber energi utama bisa menembus semua bagian tanaman, memberikan iklim mikro yang baik, mengurangi kelembaban yang berlebihan, juga bisa meminimalkan perkembangan jamur dan organism pengganggu tanaman (OPT) lainnya. Dengan demikian pertumbuhan tanaman dapat menjadi lebih optimal untuk memberikan hasil.
Eddy
Tanaman buah di dalam pot yang bisa berbuah. “Apabila misalnya tanaman durian di dalam pot tidak dapat berbuah maka tidak bisa dikatakan tabulampot. Tanaman itu hanya dapat berfungsi sebagai tanaman pelindung atau penghijauan.
sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar